BLANTERWISDOM101

Pemeriksaan Bandara Sentani : Kemajuan atau kemunduran ?

Rabu, 08 Juni 2016

Minggu lalu saya pergi ke Jakarta dari Bandara Sentani Jayapura. Seperti biasa, saya sudah melakukan web check in dan tidak pernah cetak boarding pass. Hanya berbekal boarding pass di email, HP biasanya saya tunjukkan ke avsec layer 1 yg memeriksa di pintu keberangkatan (sebelum masuk konter check in). Tapi alangkah terkejutnya saya ketika menunjukkan boarding pass di HP, masih diminta tiket cetak di kertas. Karena take off flight saya sudah tinggal 40 menit, saya beralasan tergesa-gesa, minta diperbolehkan masuk dan berjanji next time bakal cetak tiket. 

Hari ini saya berangkat lagi dari Bandara Sentani. Saya sengaja nggak cetak tiket. Seperti sebelumnya, saya diwajibkan menunjukkan print tiket oleh avsec, kalau tidak bawa maka disuruh print di Customer Service. Karena nggak mau berdebat, saya akhirnya cetak tiket dulu. Beberapa saat saya mengawasi orang yg hendak masuk, yang punya tiket cetak dibolehkan masuk langsung tanpa diperiksa validitas tiket dan kecocokan nama di ktp. Sementara yg nggak cetak tiket ? Disuruh cetak dulu di CS.

Saya berfikir, apa fungsinya cetak tiket dalam bentuk print di kertas? Di jaman yang serba digital saat ini, aturan seperti ini terkesan ketinggalan jaman. Apalagi tiket tersebut nggak dicek satu-satu dan dicocokkan dengan KTP. Ditambah, ini baru mau masuk ke area check in, belum masuk ke area tunggu.

Saya tanya ke avsecnya alasannya kok harus cetak tiket, katanya itu ada di peraturan menteri sambil menunjukkan standing banner. Yo wis lah, anggep aja itu Peraturan Menteri koplo.


Share This :

0 Comments